Selasa, 19 Juni 2012

Perang Dunia dan Revolusi-revolusi di Dunia


Perang Dunia I (1914-1918)
Latar Belakang

1.  Pembunuhan pangeran Austria Franz Ferdinand oleh kelompok teroris Serbia, Gavrilo Princip di Sarajevo
2.      Persaingan merebut daerah sumber bahan baku, penanaman modal dan daerah pemasaran
3.      Munculnya persekutuan/blok persaingan antara Negara-negara Eropa

Pihak-pihak yang terlibat
Blok Sentral: Jerman, Turki, Bulgaria, Austria-Hongaria
Blok Sekutu: Prancis, Rusia, Inggris, Italia, Amerika Serikat, Serbia, Belgia, Rumania, Yunani, Portugal, Jepang, Kanada, Selandia Baru, Australia, Arab dll ( Semua berjumlah 23 Negara)
Akhir Perang
Kekalahan Jerman di Front Barat, Jerman menghadapi serangan dua kali, yaitu dari pihak sekutu dan pemberontakan dari kaum komunis.
Mengadakan perjanjian-perjanjian baik Negara yang kalah maupun Negara yang menang
-          Perjanjian Versailles
-          Perjanjian St Germain
-          Perjanjian Neuilly
-          Perjanjian Trianon
-          Perjanjian Sevres



Perang Dunia II (1939-1945)
Latar Belakang
1.    Kegagalan LBB dalam menjalankan tugasnya
2.    Munculnya politik alinasi (Politik mencari kawan)
3.    Kekacauan dalam bidang ekonomi
4.    Munculnya paham ultranasionalisme
5.    Jerman tidak mengakui lagi perjanjian Versailles

Selain itu adanya sebab-sebab umum timbulnya Perang Dunia II
Hitler menjawab dengan mengadakan perjanjian Jerman Rusia (23 Agustus 1939) yaitu perjanjian non-agresi dimana kedua Negara tidak akan saling menyerang. Pada tanggal 1 September 1939 Jerman menyerang polandia dan meletusnya perang dunia II
Selanjutnya tanggal 3 September 1939 Inggris dan Prancis mengumumkan perang kepada Jerman.
Akhir Perang
Perang berakhir dengan sekutu mendaratkan pasukan di pantai normandia, 6 Juni 1944, Jerman menyerah pada sekutu pada bulan Mei 1945 setelah kematian Hitler.
Semua Negara berdamai.

Perang Dingin (1947-1991)
Perang dingin adalah sebutan bagi sebuah periode dimana terjadi konflik, ketegangan kompetisi antara Amerika Serikat (Berserta sekutunya Blok Barat) dan Uni Soviet (Beserta sekutunya Blok Timur). Persaingan diberbagai bidang Ideologi, Militer, Industri, Pengenbangan Teknologi, Pertahanan, Perlombaan Nuklir dan Persenjataan dll.
Dalam hal Ideologi, Amerika dengan Demokrasi Liberalnya dan Unisoviet dengan Sosialis Komunisnya yang pada akhirnya Amerika lah yang keluar dengan Ideologi Demokrasi Liberalnya dan menjadikan ideologi ini berkembang pesat dan maju di Amerika Serikat dan popular bagi Negara-negara lain. Karena kemenanngannya ini, menjadikan Amerika Serikat menjadi Negara yang maju di hampir segala bidang dan menjadi Negara adikuasa, Negara Super Powernya Dunia.







Image: www.google.com

Revolusi Industri (1750-1850)
Sistem pertanian berubah menjadi industri. Tenaga Hewan dan manusia digantikan oleh mesin. Salah satu pemicu terjadinya revolusi industri diawali tatkala James Watt (tahun 1769) menemukan mesin uap.

Revolusi Prancis (1789-1799)
Sosial Radikal/ sayap kiri meruntuhkan monarki absolut dengan mengusung kebebasan, persamaan dan persaudaraan. Penyebab revolusi prancis (dalam bahasa Marx) karena adanya kesenjangan sosial.
Pada tahun 1789 Majelis Nasional menghapuskan Feodalisme.

Revolusi Amerika (1775-1783)  
Perang kerajaan Britania Raya dengan Amerika.

Revolusi Rusia (1917)
Menggulingkan diktator Rusia. Salah satunya oleh Partai Bolsepik Lenin.   

Sabtu, 31 Maret 2012

SOSIOLOGI


SOSIOLOGI
a.    Pengertian
                 Sosiologi berasal dari dua kata latin yaitu socius yang berarti kawan, teman, masyarakat sedangkan logos adalah ilmu. Jadi secara harfiah sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat. Berdasar pada yang dikatakan oleh Bapak Sosiologi Barat Auguste Comte dalam bukunya “Course of De Philosophie Positive”. Ada pendapat lain tentang sosiologi secara etimologi yaitu beerasal dari kata yang sama socius yang berarti kawan,teman dan logos berarti ilmu pengetahuan, akan tetapi ada perbedaan dalam mengharfiahkannya, bahwa sosiologi yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan “socius” dengan “socius” atau hubungan antara teman dengan teman. Sebenarnya menurut penulis bahwa antara kedua pengertian yang berbeda tersebut mempunyai esensi yang sama bahwa sosiologi mempelajari Masyarakat dan hubungan-hubungan yang melikupinya. Jika kita cermati secara seksama pernyataan yang kedua tentang sosiologi mempelajari hubungan antar socius dengan socius disitu mulai memdekati pada pengertian masyarakat itu sendiri yang dimana di dalam masyarakat itu adanya hubungan yang sering disebut interaksi. Sudah jelas dan ditegaskan kembali bahwa sosiologi Ilmu yang mempelajari Masyarakat dan hubungan-hubungan yang melikupinya.
b.    Sejarah
Sosiologi adalah “Ilmu Masyarakat” yang merupakan pengetahuan tentang masyarakat yang dipelajari secara ilmiah. Untuk menganalisa berbagai peristiwa sisial secara ilmiah, adalah sifat dari sosiologi.
Istilah sosiologi diungkapkan pertama kalinya hampir 150 tahun yang lalu oleh Auguste Comte (1798-1857). Seorang Filosof kebangsaan Prancis comte menguraikan beberapa pendekatan umum untuk mempelajari masyarakat dalam bukunya yang pernah penulis sebutkan diatas yaitu Course of De Philosophie Positive yang ditulis pada tahun 1830-1842. Bagi comte, sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang didasarkan dan di bentuk berdasarkan observasi dan tidak secara spekulasi-spekulasi perihal keadaan masyarakat atau dalam artian memandang masyarakat secara objektip.
Pemikiran tentang masyarakat sudah ada sejak zaman kuno, misalnya plato sudah memikirkan tentang Negara, sebagai organisasi kehidupan bersama manusia dalam suatu sistem. Dalam karyanya “Republic” ia menciptakan bagaimana Negara bisa diatur dengan sebaik baiknya, sehingga tercapainya kesejahteraan dan jaminan dalam arti seluas-luasnya. Pengetahuan tentang masyarakat pada zaman itu banyak bersifat khayalan, spekulatif dan tanpa dukungan penyelidikan yang seksama.
Berbicara tentang masyarakat sebenarnya telah dikemukakan oleh Ibnu Khaldun (1332-1406) lima abad sebelum Auguste Comte. Menurut Ibnu Khaldun dalam bukunya “Muqadimah” jilid pertama dari kitab “Al Ibar” atau “Sejarah Alam Semesta” hasil yang karyanya besar tahun 779 H atau 1377 M.
Herbert Spencer (1829-1903) Filosof inggris mengembangkan sistematka penelitian masyarakat dalam bukunya “Principles of Sociology” yang sebelumnya berjudul “The Study of  Sociology” (1873), maka istihah sosiologi menjadi popular. Sosiologi berkembang dengan pesat dalam abad XX di benua Eropa dan Amerika dan menyebar ke berbagai benua dan Negara-negara lain termasuk Indonesia.
Sejak awal masehi hingga abad ke-19, Eropa dapat dikatakan menjadi pusat tumbuhnya peradaban dunia, para ilmuwan ketika itu mulai menyadari perlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial. Para ilmuwan itu kemudian berupaya mebangun suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradaban manusia.

Sejarah Secara Kronologis
            Pada Zaman Keemasan Filsafat Yunani >>>  Plato (429-347 SM) berhasil menemukan teori organis tentang masyarakat yang mencakup kehidupan sosial dan ekonomi. Plato menganggap bahwa institusi-institusi dalam masyarakat saling bergantung secara fungsional. Kalau ada suatu institusi yang tidak jalan maka secara keseluruhan kehidupan masyarakat akan terganggu.
Aristoteles (384-322 SM) menganggap bahwa masyarakat adalah organisme hidup dengan basis kehidupannya adalah moral (yang baik).
Pada masa ini kaum agamawan yang paling berkuasa sehingga kehidupan sosial lebih diwarnai oleh keputusan-keputusan kaum agamawan yang berkuasa.
Pada Zaman Renaissance (1200-1600 M)>>> Machiaveli adalah orang yang pertama memisahkan antara politik dan moral sehingga terjadi suatu pendekatan yang mekanis terahadap masyarakat. Masa ini pengaruh kaum agamawan mulai memperoleh tantangan.
Pada Abad Pencerahan (Abad ke-16 & 17)>>>  Thomas Hobbes (1588-1679) diilhami aleh hukum alam, fisika dan matematika. Pada masa ini pengaruh agama mulai ditinggalkan dan digantikan oleh pandangan-pandangan yang bersifat hukum sebagai kodarat keduniawiannya. Pada masa ini adanya yang disebut kontrak sosial yaitu dimana terdapat kesepakatan-kesepakatan yang mengatur antar kelompok. Terjadinya kontrak sosial pada masa iti disebabkan adanya interaksi yang chaos karena saling mencurigai  dan saling bersaing untuk memperebutkan sumberdaya alam dan manusia yang ada.
Pada Abad ke-18>>> John Lock (1632-1704) yang dianggap sebaagai bapak HAM (Hak Asasi Manusia). Dia berpandangan bahwa pada dasarnya setiap manusia mempunyai hak-hak dasar yang sangat pribadi yang tidak dapat dirampas oleh siapapun termasuk oleh Negara (Seperti hak hidup, hak berpikir dan berbicara, berserikat dan lain-lain).
JJ,Rosseau (1712-1778 M) yang masih berpegang pada ide kontrak sosialnya Hobbes. Dia berpandangan bahwa kontrak antara pemerintah (Negara) dengan yang diperintah (Rakyat) menyebabkan munculnya suatu kolektifitas yang mempunyai keinginan-keinginan tersendiri yang kenudian menjadi keinginan umum. Keinginan umum inilah yang harusnya menjadi dasar pemyusunan kontrak sosial antara Negara dengan rakyat.
Pada Abad ke-19>>> Mulai berkembangnya sosiologi, terutama sesudah Auguste Comte (1798-1853 M) memperkenalkan istilah sosiologi, sebagai usaha untuk menjawab adanya perkembangan interaksi sosial dalam masa industrialisasi. Dalam pengembangan ilmunya masih menggunakan metode-metode ilmu yang lain (ilmu ekonomi misalnya).
Pada Abad ke-20>>> Sosiologi dapat benar-benar dianggap mandiri karena:
a.       Mempunyai objek khusus yaitu interaksi antar manusia
b.      Mampu mengembangkan teori-teori sosiologi
c.   Mampu mengembangkan metode khusus sosiologi untuk mengembangkan sosiologi
d.   Sosiologi menjadi sangat relevan dengan semakin banyaknya kegagalan pembangunan karena tidak mendasarkan dan memperhatikan masukan dari sosiologi.

c.    Ruang Lingkup
                Sebenarnya kalau ditanya apa ruang lingkup sosiolog? Tentunya harus memahami apa itu pengertian ruang lingkup? Ruang lingkup adalah cakupan atau dalam ruang lingkup sosiologi adalah apa yang diteliti atau dipelajari sosiologi. Ada beberapa pandangan tentang ruang lingkup sosiologi, yaitu diantaranya bahwa ruanglingkup sosiologi diantaranya Madzhab-madzhab dalam sosiologi seperti Madzhab Geografi dan lingkungan, Madzhab Organis dan evolusioner, Madzhab Formal, Madzhab Psikologi, Madzhab Ekonomi, Madzhab Hukum. Madzhab-madzhab itu termasuknya Sosiologi Modern. Karena pandangan yang pertama yang menyatakan ruang lingkup sosiologi adalah Sosiologi Modern yaitu madzhab-madzhab tadi.
   Pandangan lain tentang ruang lingkup sosiologi yaitu bahwa ruang lingkup sosiologi atau apa yang diteliti atau dipelajari sosiologi adalah kaitananya dengan struktur sosial, pola prilaku kelompok manusia, situasi sosial.
   Penulis perpandangan sebenarnya antara pandangan pertama dan kedua mempunyai esensi yang sama, walaupun dalam penyampaiannya berbeda. Ruang lingkup Sosiologi yaitu diantaranya struktur sosial, pola prilaku kelompok, situasi sosial dll. Pada pandangan pertama pun secara esensi dalam madzhab Geografi dan lingkungan bahwa adanya pola prilaku sosial, begitu juga dengan madzhab lainnya sama-sama saja.

d.      Objek Kajian
Jika ditanya apa Objek Kajian atau apa yang di kaji di Sosiologi itu? Jelas bahwa objek kajiannya adalah MASYARAKAT yang didalamnya ada interaksi, struktur, pola prilakul, dinamika dll. Tambahannya karena kalau merujuk pada pengertian Sosiologi juga bahwa sosiologi itu Ilmu yang mempelajari masyarakat. Jadi sangat jelas bahwa Objek Kajian Sosiologi adalah Masyarakat yang didalamnya seperti yang sudah diatas diutarakan yaitu adanya interaksi, struktur, pola prilakul, dinamika dll.


Penulis: Agus mauluddin [copyright]

Rabu, 28 Maret 2012

KARL MARX

KARL MARX
(Interpretasi lain tentang Marx)

Karl Marx adalah seorang filsuf, pakar Ekonomi Politik dan Teori Kemasyarakatan (lahir di Trier, Jerman, 5 Mei 1818 – meninggal di London, 14 Maret 1883 pada umur 64 tahun). Marx menulis tentang banyak hal semasa hidupnya, tapi yang paling terkenal atas analisisnya terhadap sejarah, terutama mengenai pertentangan kelas.

Pada Masa Marx terjadinya kelas-kelas sosial, stratifikasi sosial atau pembeda-bedaan kelas sosial. Kaum Menengah keatas atau disebut kaum borjuis, kaum menengah ke bawah atau disebut kaum proletar.

Dalam bukunya Das Kapital yang isinya membicarakan aspek ekonomi, dimana Marx sangat menentang Kapitalis. Apa itu kapitalis? Secara arti sederhana kapitalis itu "dimana buruh harus mempertuhankan majikannya". Kaum Kapital adalah kaum pemegang modal. Secara teoretis bahwa disana mengenal istilah hukum rimba. Dimana yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin, yang kuat yang bisa bertahan hidup. Kaum borjuis semena-mena menindas kaum proletar.

Marx sangat membela orang-orang proletar, dia tidak ingin kaum-kaum borjuis selalu menindas orang-orang proletar. Yang sering orang menyebut Marx sebagia Sosialis atau komunis.

Kebencian Marx terhadap kaum Kapitalis, sehingga dia berkeinginan “Segala kekuatan yang menindas kekuatan lain dibawahnya harus dihapuskan”. Dari pernyataan Marx itu yang fundamental di tafsirkan oleh Agamawan, ilmuwan sebagai suatu yang dikatakan komunis, atheis dan dalam konsep islam disebut kafir. Kenapa? Karena banyak Agamawan, ilmuwan berpikir bahwa “TUHAN” adalah kekuatan yang agung dan diatas kekuatan lainnya. Jelas, disana Marx tidak meyakini akan kekuatan Tuhan itu diatas kekuatan lainnya.

Bung Hatta berpesan : “Jangan jadikan teori Karl Marx sebagai doktrin, melainkan jadikanlah itu sebagai cara berpikir kritis tentang bagaimana negara-negara luar dalam berekonomi. Jika ada yang menanyakan apa hubungannya Bung Hatta dengan Karl Marx? Jelas ada, karena Bung Hatta adalah bapak Koperasi Indonesia, yang pastinya ada hubungan dengan ekonomi. Juga Marx itu sendiri dalam beberapa karyanya menjelaskan tentang eknomi, seperti dalam bukunya Das Kapital.

Penulis mengkritisi tentang Karl Marx bahwa kita bisa mengambil sisi positifnya dari tokoh Marx. Misalnya Pro terhadap orang-orang yang tingkat ekonominya menengah kebawah. Secara tidak langsung Marx mengajarkan kepada kita tentang hal itu. Tapi di sisi lain dari perspektif Agama, khususnya Islam yang kita adalah umat beragama. Dalam pandangan Marx yang tidak meyakini akan adanya kekuatan diatas kekuatanlain tidak boleh kita adopsi. Jadikanlah segala hal yang positif  menjadi sebuah ilmu. 


Penulis: Agus mauluddin [copyright]

Sabtu, 25 Februari 2012

Sosiologi dan Kehidupan Keagamaan



Sosiologi erat kaitannya dengan kemasyarakatan, kita sendiri juga bisa dikategorikan  masyarakat. Sedangkan keagamaan itu bisa disebut aktivitas religi yang di lakukan masyarakat. Masyarakat tidak terlepas dari yang namanya keagamaan, Karena manusia perlunya suatu ketenangan dalam jiwanya, dan perlunya suatu yang diyakini mempunyai suatu kekuatan yang paling segalanya. Jika dilihat pengertian agama secara pilosofi  berasal dari dua kata, yaitu ‘a yang berarti tidak, dan gama yang  berarti kacau. Jadi agama itu suatu yang membuat kita tidak kacau atau menjadi terarah.
Kehidupan keagamaan tentunya tidak terlepas dari sosiologi, kenapa? Jawabannya karena sosiologi itu ilmu yang mempelajari masyarakat, sedangkan masyarakat juga dewasa ini tidak terlepas dari yang namanya agama karena kebutuhan akan spiritual atau bisa disebut kebutuhan akan bersemangat dalam menjalani kehidupan. Secara realita sosial bahwa masyarakat dalam kehidupannya diatur dengan yang namanya agama. Baik agama Islam, Kristen, Hindu, Budha, Konghucu dan lain-lain. Yang esensinya itu ingin mendapatkan ketenangan jiwa. Betulkah demikian? Ya, betul sekali. relevan nya pada masa moderenisasi yang serba teknologi ini pemikiran-pemikiran manusia sangat tinggi dan di tuntutan untuk  terus berpikir  jika tidak ingin disebut orang yang ketinggalaan zaman, oleh karena itu tingkat berpikir manusia yang tinggi dan berimplikasi pada gangguan kejiwaan dan perlunya agama hadir di kehidupan bermasyarakat.
Dalam kajian sosiologi adanya yang disebut dengan masalah sosial, fakta sosial dan lain sebagainya. Misalnya saja adanya suatu masalah sosial yang harus ada solusi supaya tatanan masyarakat menjadi benar dan terarah. Dalam kehidupan umumnya pasti akan menemuai yang namanya masalah, lebih spesifik pada kehidupan kagamaan tentunya ada suatu masalah yang akan dihadapi. Seringkali dalam kehidupan beragama adanya benturan-benturan dari setiap agama yang di anut masyarakat. Tentunya setiap agama mempunyai keyakinan yang berbeda-beda dan seringkali setiap agama yang di yakini masyarakat itu selalu menjadi prioritas dan mengklaim bahwa agama yang benar itu hanya agama mereka dan malah menyalahkan penganut agama lain. Nah dari studi kasus seperti itu awal mulanya ada masalah atau konflik sosial dan harus adanya problem solving atau penyelesaian masalah. Tentunya disana perlunya suatu tolerasi umat beragama, agar bisa terjadinya tatanan masyarakat yang tentram.
Sosiologi atau ilmu sosial perlunya kajian mendasar khususnya masalah agama, kenapa? Jawabannya karena agama yang melatarbelakangi terciptanya kehidupan yang teratur. Bahwa masalah-masalah sosial yang terjadi dewasa ini salah satunya bisa diakibatkan karena faktor akhlak atau pribadi masyarakatnya. Pemicu hal itu bisa disebabkan kurangnya dalam keagamaannya ataupun karena faktor lainnya, misalnya lingkungannya yang tidak mencerminkan hidup beragama. Kehidupan keagamaan di masyarakat dewasa ini sudah menjadi sesuatu yang tidak asing lagi. Kenapa? Karena realita dimasyarakat dewasa ini mayoritas masyarakat itu beragama.
Awalnya timbul agama itu karena kebutuhannya ketenangan jiwa dan hidup tenang. Tapi kenapa dewasa ini konflik-konflik itu sering terjadi dipicu karena kehidupan beragama? Jawabannya, karena hidup beragama itu harus mengenal yang namanya ilmu sosiologi atau ilmu kemasyarakatan. Dalam bersosial tentunya kita sering kali menemukan yang namanya konflik, maka disitu kita harus mencari solusinya. Jika kita ingin mencari solusi, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui apa pemicu konflik itu? Tentunya diakibatkan faktor agama, nah apa pemicunya bisa terjadi konflik dalam agama? Pertama bisa karena kurangnya rasa toleransi atau kurangnya rasa menghargai terhadap umat beragama, kedua bisa saja karena ada oknum-oknum tertentu yang menyebarkan fitnah yang menjadikan umat antar agama itu berseteru. Nah diiantara pemicu terjadinya konflik kita pelajari dan cari problem solving atau pemecahan masalahnya. Misalkan faktor utama pemicunya disebabkan karena ada oknum-oknum tertentu yang menginginkan perpecahan antara umat beragama. Nah, maka hal itu harus diusut secara radikal sampai keakar-akarnya. Siapa? Dan atas dasar apa? Maka selesaikanlah masalahnya dan perlunya hukuman tertantu bagi yang mempelopori mengadu dombakan antara umat beragama. Dan dalam studi kasus tersebut kita juga bisa ambil esensi yaitu pentingnya proteksi diri, supaya kita tidak cepat termakan omongan-omongan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.
Masalah sosial dalam keagamaan sangat marak sekali terjadi di negeri dewasa ini, yang berimplikasi pada semakin banyaknya pelaku-pelaku kriiminal. Masalah agama ini memang rental sekali karena masalah ketuhanan sangat sensitif sekali. Disana perlunya sikap toleran, selama agama yang bersangkutan tidak memulai untuk berseteru.
Negara Indonesia yang notabene Negara plural, maka perlunya perhatian yang cukup besar dari pemerintah. Harus memiliki aturan-aturan yang jelas menghadapi masalah-masalah dalam kehidupan keagamaan.
Seorang tokoh sosiologi yaitu Auguste Comte yang sering disebut dengan bapak sosiologi, mempunyai pendekatan atau teori tentang kehidupan keagamaan yang sebenarnya bukan berawal dari keagamaan, yaitu teori “ Sosial Dinamis”. Dalam teori ini comte memaparkan masalah keyakinan yaitu adanya The law of the three stage yang terdiriri dari Teologis, metapisis, dan positivis. Dalam teologis comte memaparkan bahwa masyarakat sudah meyakini dengan adanya kekuatan yang Mahabesar, karena pemikiran mereka yang masih primitif, maka apa saja yang dianggap mereka mempunyai kekuatan maka disembahlah. Animisme penyembhan terhadap roh-roh yang berada pada suatu benda dan dianggap mempunya kekuatan. Memang saat itu pola pikir nya masih primitif, jadi apa saja yang ditemuinya yang dirasa mempunyai kekuatan maka dijadikannya Tuhan. Memang sebagaimana para ahli juga mengatakan apa saja yang di temui mereka yaitu oleh orang-orang primitif maka dijadikan Tuhan. Misalnya saja saat malam, mereka melihat bulan. Mereka menganggap bulan itu Tuhan karena bisa menerangi saat gelap. Ketika siang mereka melihat matahari dan bulan pun pergi, maka mereka menganggap bulan itu bukan tuhan dan berpindah kepada matahari karena bisa menghangatkan dikala siang. Nah hingga bergantinya keyakinan kepada suatu benda yang mempunyai roh-roh atau kekuatan dinamakan dengan animisme. Hingga dewasa ini dengan semakin tingginya pola pikir manusia maka hal-hal yang seperti itu mulai ditinggalkan, walaupun demikian tapi masih ada sebagian masyarakat yang masih meyakininya.
Esensinya  yaitu bersosial dalam kehidupan keagamaan itu sangat penting dan perlu sekali di galakan, kenapa? Karena setiap masyarakat mempunyai keyakinan masing-masing dan dengan terjalinnya hubungan antara masyarakat yang solid, maka setidaknya akan menciptakan masyarakat yang rukun, saling menghargai dan hidup berdampingan secara damai. Itu semua tentunya harus diciptakan dari semua aspek dan dari semua belah pihak.
Bersosial yang benar adalah idaman masyarakat, karena dewasa ini dimasa persaingan hidup yang ketat yang berimplikasi pada saling menjatuhkan, saling sikut-mengsikut dan lain sebagainya. Maka perlunya tatanan sosial yang mumpuni, khususnya dengan hidup beragama adalah salah satu bukti nyata akan tecapainya tatanan masyarakat yang mumpuni.

Penulis: Agus mauluddin [copyright]

Nadom Barudak


Para Rasul


Ari para Rosul nu wajib di kanyahokeun kalawan gemblenganana 314
Ari para Rosul nu wajib di kanyahokeun kalawan wincikanana eta aya 25

Adam, Idris, Nuh, Hud, Soleh, Ibrahaim, Luth, Ismail, Ishak, Yakub, Yusuf, Ayub, Syuaeb, Harun, Musa, Yasa, Dzulkifli, Daud, Sulaeman, Ilyas, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa, Nabi Muhammad SAW.

Nadom Barudak

Putra Rosululloh
Ari putra Rasululloh
Sadayana aya tujuh
Genep ti Siti Khodijah
Hiji ti Siti Mariyah 2X

Sayi Qosim pang cikalna
Siti Jaenab kaduana
Ruqoyah nu panggeulisna
Fatimah nu diasihna 2X

Ummi Kultsum kalimana
Abdulloh nu kagenepna
Toyib Tohir katelahna
Nu genep ti Khadijahna 2X

Ibrohim nu katujuhna
Mariah janten Ibuna
Urang Kibti nagarana
Pamasihan ti Rajana 2X

Tah sakitu sadayana
Putra Rosul anu mulya
Nu wajib di uningana
Ku jalmi anu imanna 2X.

Nadom Barudak (RIWAYAT NABI)


RIWAYAT NABI



Gusti urang sarerea kanjeng Nabi anu mulya Muhammad jenenganana arab Qures nya bangsana
Ramana gusti Abdullah Ibuna Siti Aminah di babarkeun na di Mekah wengi senen taun gajah

Rabiul Awal Bulanna tanggal ka Dua Belasna April Bulan Masehina tanggal ka Dua Puluh na
Ari bilangan taun na Lima Ratus cariosna Tujuh Puluh panambihna sareng Sahiji punjul na

Siti Aminah misaur waktos babar na ka catur ningal cahya mani ngempur di bumina hurung mancur
Babar taya kokotoran orok tos kenging nyepitan soca lir kenging nyipatan serta harum sesengitan

Keur opat tahun yuswana di beresihan manahna Nabi di beulah dadana Malaikat nu meulahna
Jibril kadua rencangna Mikail jenenganana ngeusikeun kana manahna elmu hikmat sapinuh na

Tuluy dada kanjeng Nabi gancang di rapet keun deui sarta teu ngaraos nyeri di cap ku khotamin Nabi
Nuju tanggal Tujuh likur ulan Rajab nu ka catur nurut kaol anu mashur kanjeng Nabi teh di saur

Di papag ku Malaikat nyandak burok nu ka sebat leumpang na teh cara kilat tunggangeun Nabi angkat
Medal Nabi akhir zaman pirang pirang keanehan sesembahan bangsa setan kabeh pada karuksakan

Yuswa Nabi 5 bulan tos tiasa jalan jalan Yuswana 9 Bulan tos capetang sasauran
Yuswana 10 Bulan tiasa ameng papanahan ngelehkeun budak lian tapi tara kumagungan

Ti Mekah ka Baitul Makdis teu nganggo lami antawis ku jalma henteu antawis kersana gusti nu wacis

Ti Baitul Maqdis terasna naek na tangga kencana mi'raj tea ka sebat na
Tujuh langit sadayana
Jeung arasy nu pangluhurna di sumpingan sadaya katut surga narakana

Kanjeng Nabi di timbalan Ku Gusti nu sifat Rohman anjeuna kudu netepan salat muji ka pangeran
Kabeh jalma anu iman sami pada kawajiban salat nu lima giliran henteu meunang di kurangan

Salat eta minangkana dina agama tihang na jalma nu luput salatna nyata rubah agama na.

Nadom Barudak


                                     Silsilah Nabi SAW (Versi Sunda)
Wajib ka jalma islamna uninga rundayanana
Jeung Nabi utusan Alloh Muhammad putra Abdulloh,

Abdulloh-(putra)-Mutholib-Hasyim-'Abdi manaf-"Qushoy"
Qilab-Muroh-Qa'ab-"Luay"
Gholib-Fihir-Malik-"Nadhor"
Qinanah-Huzaimah-Mudriqah-"Ilyas"
Mudhor-Nizar-Ma'ad-'Adnan.

Wajib dugi ka Adnan haram nguningakeunnana
Ti Adnan dugi ka Adam sabab taya jalan soheh,sabab taya jalan soheh
Wajib deui uningana rundayana ti ibuna
Jeung Nabi utusan Alloh Muhammad putra Aminah,

Aminah putrina Wahab-Wahab putra-'Abdi manaf-zuhroh-Qilab

Tepang deui diramana,di Qilab janggawarengna
Jadi ibu jeung ramana masih keneh sarundayan,masih keneh sarundayan.

MOBIL KARYA ANAK BANGSA


Jumat, 6 Januari 2012
Agus Mauluddin
           
MOBIL KARYA ANAK BANGSA


            Di era globalisasi teknologi, maraknya alat-alat teknologi canggih yang berasal dari luar negeri menjadi barang yang dikonsumsi oleh bangsa Indonesia. produk-produk luar negeri banyak beredar di seluruh nusantara, seperti kita ketahui merek Mobil Japan seperti Toyota, Honda, Daihatsu, Yamaha dan lain-lain.
            Di Indonesia pun tidak kalah hebatnya dibandingkan dengan produk luar negeri, adanya karya cipta anak bangsa Indonesia yang di pelopiri oleh anak-anak SMK II di daerah Solo, Jawa Tengah. pada awal tahun 2012 mempopulerkan karyanya ke seluruh nusantara yang dinamakan mobil “ Esemka ”. Mobil esemka  di apresiasi baik oleh seluruh masyarakat. Mobil ini sudah mendapatkan ijin dari badan perhubungan dan stikholder pemerintah lainnya.
            Pada awalnya Indonesia pun sudah mempunyai produksi mobil, tapi tidak dalam pembuatan hanya dalam perakitan saja, tapi pada saat ini Indonesia sudah mampu memproduksi mobil sendiri, jadi bukan merakit tapi membuat. Dipersentasekan sekitar 80% murni dibuat oleh indonesia dan 20% dari impor.
            Pada awal peluncurannya sudah banyak masyarakat yang memesan, sudah sekitar 1000 mobil sudah dipesan oleh masyarakat mulai dari para pejabat sampai para warga masyarakat biasa. Harga mobil ini bervariatif  diantaranya dibandrol 95 juta, masih bisa dibilang harga yang ekonomis dan terjangkau.
            Pada pembuatan pertama pasti mengalami apa yang namanya kendala dalam spare part nya, tapi terus mengadakan perbaikan-perbaikan hingga bisa dikendarai dengan nyaman seperti halnya saat ini. Mobil karya anak bangsa sudah bisa biersaing dengan mobil produk bangsa-bangsa asing.
            Sebenarnya begitu pintar anak-anak banngsa kita, dengan dipopulerkannya mobil yang dinamai Esemka ini bisa menjadi tonggak awal perkembangan teknologi bangsa Indonesia. mungkin bisa kita tunggu karya-karya anak bangsa lainnya yang lebih hebat lagi.


Penulis: Agus mauluddin [copyright]

Senin, 02 Januari 2012

Sholawat